admin

Kulit merupakan pelindung terluar tubuh dari paparan sinar matahari, cuaca, bakteri, virus, dan yang lainnya dari luar tubuh kita. Kulit sangat sensitif dan rentan terkena ganguan penyakit kulit, hal itu dapat terjadi karena dipengaruhi beberapa faktor seperti iklim, lingkungan, kebiasaan yang buruk, alergi dan lain-lain. Adapun penyebab penyakit kulit antara lain infeksi jamur, bakteri, virus, aiergi, faktar radiasi, faktor genetik dan daya tahan tubuh lemah.

Banyak sekali macam-macam penyakit kulit mulai dari yang ringan seperti panu, kudis, kurap, campak, gatal¬-gatal, biang keringat, radang kulit, eksim, scabies, psoriasis, sampai yang berat seperti kanker kulit. Walaupun mayoritas penyakit kulit tidak berbahaya namun memberikan dampak psikologis dan sosial bagi penderitanya seperti rasa jengkel, stress, kurang percaya diri, serta minder di dalam penampilan dan pergaulan sehingga mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Oleh karena itu, memiliki kulit yang sehat sangat dianjurkan karena disamping mencerminkan kondisi sehat seseorang juga dapat menunjang segaia aktivitas karena sangat besar pengaruhnya terhadap penampilan dan mampu memancarkan efek positif pada lingkungan sekitar.

Meskepun terlitrat sehat, kulit menjadi tempat hidup banyak mikoorganisme salah satu diantaranya adalah Staphylococcus. Lebih dari 30 jenis Staphyllocaeccus dapat menginfeksi manusia, tetapi kebanyakan ofeh Staphyllococcus aureus. Staphylococccus dapat ditemukan normal pada kulit dan di dalam hidung sekitar 25%-30% dari orang dewasa yang sehat dan 25% dari pekerja rumah sakit. Daiam kebanyakan kasus, bakteri tidaktah berbahaya dan menyebabkan penyakit, tetapi akan menjadi membahayakan bila mengakibatkan infeksi karena masuk terlalu dalam ke kulit melalui kulit yang mengalami luka atau kerusakan. Gejala kulit terinfeksi Staphyllococcus biasanya ditandai dengan adanya nanah/abses/bisuf/furunkel, kemerahan pada lesi, bengkak dan nyeri. Staphyltococcus yang dapat masuk ke dalam darah (bakterimia/sepsis) akan menyebabkan demam tinggi, menggigil, tekanan darah rendah, menyebar ke organ lain akan menyebabkan infeksi yang serius sampai kearah kematian. Maka perlu ditakukan pencegahan dengan agen-agen antibakteri. Berikut beberapa masalah penyakit kulit yang dapat ditimbulkan oleh bakteri Staphylococcus seperti impetigo (pengerasan kulit dengan kulit), cellulitis (peradangan jaringan ikat dibawah kulit) dan scalded skin syndrome (terbentuknya lepuhan karena peluruhan lapisan atas kuit akibat dari protein spesffik yang dihasilkan bakteri Stappftylfacoccus).

Beberapa kelainan pada kufit diantaranya sebagai berikut :
a. Dermatitis, sering disebut dengan eksim merupakan peradangan kulit yang menyebabkan bengkak, kemerahan dan gatal.
b. Jerawat, gangguan kulit yang ditandai dengan tumbuhnya bintil – bintil akibat tersumbatnya pori – pori kulit sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang serta karena infeksi Propionibacterium acne.
c. Psoriasis, penyakit kulit yang berkaitan dengan siklus hidup sel kulit, dimana sel-sel kulit berproduksi dengan sangat cepat, membentuk lapisan tebal dipermukaan.
d. Kulit kering, kondisi hilangnya kelembaban dan minyak alami tubuh sehingga menyebabkan kulit menjadi bersisik.
e. Biduran, munculnya bilur-bilur kemerahan yang menonjol yang disebabkan akibat reaksi terhadap alergen internal atau eksternal.
f. Gangguan kulit akibat perubahan pigmen seperti kloasma dan vitiligo. Kloasma terjadi ketika salah satu bagian kulit menghasilkan terlalu banyak melanin sehingga menjadi bertambah gelap, Sedangkan vitiligo terjadi karena tidak ada produksi melanin dan bagian kulit tanpa melanin akan bertambah putih.
g. Gangguan kuiit akibat inieksi
– Impetigo, infeksi kulit yang disebabkan Staphylococcus aureus, Streptococcus atau keduanya. Infeksi aitanaai dengan bagian yang nyeri berwarna merah, mengeluarkan cairan selama beberapa hari, lalu terbentuk keropeng yang lengket.
– Folikulitis, infeksi superficial folikel rambut yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus, ragi dan jamur.
– Selulitis, peradangan akut jaringan Rat kulit akibat infeksi bakteri dan jamur. Diawali dengan bagian yang terlakafisir pada kulit berwarna merah, nyeri dan terasa hangat, mungkin juga disertai demam dan bengkak.
– Herpes simplek, ditimbulkan oleh virus tipe 1 menyerang bagian wajah, dan tipe 2 menyerang bagian genital, terbentuknya lepuhan yang kemudian pecah disertai keluarnya cairan dan berlanjut dengan terbentuknya keropeng kuning yang kemudian lepas dan menyebabkan kulit berwarna merah muda sedang dalam proses penyembuhan. Gejalanya timtaul 20 hari setelah terpapar virus dan akan berlangsung selama 7-10 hari.
– Herpes zoster disebabkan oleh virus cacar air (Varicella), virus ini tidak aktif berada dalam saraf orang yang pernah terkena cacar air. Namun, dapat muncul lagi dalam bentuk herpes zoster, infeksi setempat yang menyebabkan nyeri, rasa terbakar, kesemutan atau gatal, ketika virus yang berasal dari sumsum tulang belakang berkembang biak sepanjang saraf perifer dan tepi.
– Moluskum kontagiosum, infeksi virus pada kulit yang ditandai dengan bintil kecil mempunyai titik atau lekukan pada puncaknya.
Kurap, infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur sering disebut dengan infeksi tinea dan diberi nama sesuai dengan area tubuh yang terinfeksi contoh tinea pedis pada jari kaki dan tinea corparis diseluruh bagian badan. Infeksi tinea umumnya disebabkan oleh beberapa spesies dari Trichophyton, Microsporsrm, Epidermophyton dan Candida.

h. Kanker kulit seperti karsinoma dan melanoma. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko kanker kulit, yaitu :
– Kulit berwarna terang karena tidak mempunyai cukup pigmen (melanin)
– Terpapar sinar matahari berlebihan
– Bertempat tinggal di daerah panas sering terpapar sinar matahari dan di dataran tinggi yang sering terpapar sinar UV
– Memiliki multiple tahi lalat yang disebut nevus dispiastik
– Memiliki lesi kulit yang disebut keratosis aktinik
– Riwayat pribadi atau riwayat keluarga terkena kanker kulit/faktor genetik
– Penderita HIV dan AIDS, penerima cangkok organ, atau pernah menjalani perawatan kanker karena lemahnya sistem kekebalan tubuh
– Kulit yang pernah terbakar atau mengalami cedera akibat penyakit
– Terpapar bahan kimia di lingkungan sekitar seperti herbisida

Mekanisme Kerja Formulasi Herbal Prosince
Prosince merupakan herbal yang diformulasikan khusus untuk mengatasi gangguan kulit dan menjaga kesehatan kulit.
1. Antivirus, antibakteri dan antijamur
Senyawa azadirachtin, nimbin dan nimbidin dalam ekstrak Azardirachta indica berperan sebagai anti mikroarganisme seperti antivirus dan antibakteri. Menghambat pertumbuhan beberapa bakteri diantaranya Salmonella thyposa, Staphylococcus aureus, streptocuccus aureus, Streptococcus faecalis, escheria colli dan Klebsiella pneumonia. Sedangkan senyawa xanthorizol yang berasal dari ekstrak curcuma xanthorriza efektif melawan berbagai cendawan jamur seperti Aspergiltus flavus, Aspergilus fumigates, Fusarium oxysporum, Rhizopus oryzae, Thrichophyton mentagrophytes, dan Candida Sp. Selain itu, xanthosizol juga terbukti ampuh menghambat kolonisasi Streptococcus dengan memicu denaturasi protein sehingga sel bakteri akan mengkerut dan mati.
2. Analgesik
Mengandung senyawa yang berfungsi mengurangi atau menghilangkan rasa sakit (nyeri) yang ditimbulkan seperti resin yang terkenal memiiiki khasiat analgesik kuat.
3. Antiinflamasi
Sebagian penyakit kulit biasanya disertai dengan inflamasi (bengkak) sebagai respon tubuh terhadap infeksi seperti ruam, lesi kemerahan. Peradangan dan inflamasi dapat dihentikan atau dihilangkan dengan adanya senyawa kurkumin yang dapat menghambat sistesis prostaglandin-2 sehingga fase lipooksigenase dan siklaoksigenase menjadi terhambat. Namun, senyawa yang paling aktif sebagai agen antiinflamasi adalah trietil kurkumin (TEC), bekerja dengan cara menghambat mekanisme dan metabolisme asam arakhidonat (asam lemak yang merupakan prekursar dalam biosintesis leukotrien’-prostaglandin dan tromboxane). Serta adanya senyawa andrographolide dan neographolide yang memiliki aktivitas sebagai anti radang, dapat membantu mengurangi peradangan pada luka dengan mekanisme menghambat nitric oxide (NO) yang merupakan senyawa radikal bebas yang bertanggung jawab pada proses peradangan yang distimulasi oleh lipopolisakarida. Andrographolide dan neographolide juga berkhasiat menurunkan suhu tubuh/demam akibat peradangan yang terjadi (antipiretik).

4. Imunomoduiator
Herba Centella asiatica mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan saponin dalam herba Curcuma xanthorrhiza juga memberikan kesegaran tubuh, serta memiliki kemampuan meningkatkan daya tahan tubuh karena dapat meningkatkan nafsu makan.
5. Antioksidan
Antioksidan menyokong dan memperkuat kelangsungan sistem imun, berperan dalam menetralkan racun dan radikal bebas yaitu senyawa desmetoksikurkumin, kurkumin, karetenoid dan asiatikosida. Senyawa¬-senyawa tersebut bekerja merangsang produksi enzim antioksidan alami dalam tubuh seperti katalase, superoksida dismutase (SOD), gluthione peroxidase (GSHPx); antioksidan glutathione (GSH). Antioksidan dari asiatikosida yang terdapat dalam pegagan juga membantu melancarkan sirkulasi oksigen dan nutrisi, serta menetralisir oksidan – oksidan di permukaan kulit. Banyaknya antioksidan yang terkandung juga dapat mengurangi resiko terkena kanker kulit.
6. Mempercepat penyembuhan luka
Asiatikosida yang terkandung dalam herba Centella asiatica membuat proses regenerasi pada kulit luka lebih cepat karena dapat memacu proliferasi sel dalam memproduksi substansi dasar pembentuk serat kolagen (serat yang mempertautkan tepi luka). Serta adanya pengujian secara praklinis yang membuktikan bahwa ekstrak Curcuma domestica dapat mempercepat penyembuhan luka terhadap mencit yang dilukai punggung anteriornya dengan diberikan ekstrak Curcuma xanthorrhiza 2x sehari selama 21 hari mengalami perbaikan melalui pengamatan gambaran darah (Hery kristiani, Fakultas Kedokteran Hewan IPB).
7. Menjaga kesehatan kulit
Kurkumin menunjukkan aksi penghambatan karsinogenik pada kulit sehingga dapat mengurangi resiko terkena kanker kulit. Selain itu, ekstrak herba Oldenlandia corymbosa dara Centella asiatiea juga dapat meningkatkan kelembutan dan elastisitas pada kutit.
8. Meningkatkan stamina tubuh
9. Senyawa asiatikasida mampu meningkatkan stamina dan vitalitas, juga mengandung betakaroten, vitamin B1, B2, B3 dan vitamin C yang baik untuk kebugaran tubuh,

KHASIAT

  • Menjaga kesehatan kulit bersifat sebagai antioksidan
  • Mencegah dan menghentikan infeksi oleh bakteri, virus dan jamur di sekitar kulit
  • Mengatasi peradangan dan inflamasi (bengkak) yang ditimbulkan karena infeksi
  • Mengurangi gejala yang ditimbulkan seperti nyeri dan gatal
  • Mengatasi demam karena memiiiki aktivitas antipiretik
  • Mempercepat penyembuhan luka pada kulit dengan memacu proliferasi sel
  • Mengurangi resiko terkena kanker kulit
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh (imunitas) agar tidak mudah terserang penyakit terutama yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme
  • Meningkatkan vitalitas, stamina dan kebugaran tubuh karena mengandung beberapa senyawa dan vitamin yang baik untuk tubuh

DOSIS

3 x 2 Kapsul/hari, diminum 30 menit sebelum makan

Tiap kapsul mengandung ekstrak
Curcuma xanthoriza rhizoma 55 mg
Oldenlandia corymbosa folium 45 mg
Centella asiatica herba 15 mg
Azardirachta indica folium 50 mg
Curcuma domestica rhizoma 65 mg
Andrographis paniculata herba 20 mg

February 16, 2016

Herbamed Prosince – Obat Herbal untuk Kesehatan Kulit

Kulit merupakan pelindung terluar tubuh dari paparan sinar matahari, cuaca, […]
February 15, 2016

Herbamed LAKTARON – HERBAL UNTUK MELANCARKAN ASI

Air susu ibu (ASI) adalah cairan air susu hasil sekresi […]
February 15, 2016

HERBAMED BRONCHINA – HERBAL BATUK, PARU2 & SALURAN PERNAFASAN

Herbamed Bronchina, Obat Herbal Batuk, Paru2 & Saluran Pernafasan –  Hubungi […]
February 14, 2016

HERBAMED BODINAFIT – HERBAL INFLUENSA dan DEMAM

Herbamed Bodinafit adalah Obat Herbal Influensa dan Demam- Hubungi 081226222999 – 087739392121. Secara […]