NEOSTRON – HERBAL UNTUK STROKE

HERBAMED LIVPROTEX – HERBAL DETOKSIFIKASI
March 4, 2016
HERBAMED ORCHI-G
April 17, 2016

NEOSTRON – HERBAL UNTUK STROKE

Penyakit stroke sangat erat kaitannya dengan peninjauan otak, karena segala sesuatu berawal dan terprogram di dalam otak. Otak merupakan sistem saraf tubuh yang mengatur seluruh kegiatan tubuh manusia. Otak lah yang membentuk dan mengontrol semua pikiran dan emosi termasuk semua fungsi tubuh serta kegiatan fisik.

Unit dasar otak dan sistem saraf adalah sebuah sel saraf bernama neuron, komunikasi dari berbagai bagian tubuh yang berlainan dapat terjalin karena adanya neuron. Komunikasi tersebut bisa terjadi karena semua neuron mengeluarkan gelombang listrik (berupa pesan) yang akan disampaikan baik ke bagian yang jauh maupun dekat, ke otak dan dari otak dan keseluruh bagian tubuh lainnya. Otak manusia terdiri dari atas 12 miliar neuron dan 50 miliar sel glia (sel yang melindungi, memberi makan, dan mendukung neuron). Sel saraf (neuron) merupakan unit paling dasar dari otak dan sistem saraf. Neuron menjaga kesehatannya dengan cara mengubah zat gizi yang diperoleh dari peredaran darah, seperti glukosa dan oksigen, menjadi energi melalui proses metabolisme. Namun, otak merupakan organ dalam tubuh yang tidak dapat menyimpan energi maka diperlukan suplai oksigen dan nutrisi yang terus-menerus/kontinyu agar selalu dapat menjaga kinerjanya dan berkomunikasi dengan jaringan dari beribu-ribu sel saraf sampai seluruh badan dapat mengerjakan pekerjaan yang sangat kompleks. Kunci sebuah otak yang sehat dilihat dari kemampuan neuron yang terus menerus memperbarui serta memperbaiki diri sehingga ia dapat terus berfungsi sebagaimana mestinya.

APA ITU STROKE?

Stroke merupakan kondisi dimana terjadi kerusakanjaringan yang disebabkan berkurangnya aliran darah ke otak atau kondisi retaknya pembuluh darah yang mensuplai darah ke otak dengan berbagai sebab yang ditandai dengan kelumpuhan sensorik atau motorik tubuh sampai dengan terjadinya penurunan kesadaran. Stroke paling sering diakibatkan karena kondisi kronis seperti tekanan darah tinggi, aterosklerosis, dan penyakit jantung.

Gejala Stroke

Sementara Ringan Berat
Sembuh dalam beberapa

menit/jam

Sembuh dalam beberapa

minggu

Sembuh atau mengalami perbaika

dalam beberapa bulan/tahun,

sembuh total

  • Sakit kepala secara mendadak
  • Pusing
  • Bingung
  • Hilangnya penglihatan secara mendadak
  • Hilangnya keseimbangan
  • Rasa kebal/kesemutan pada sisi tubuh
  • Beberapa atau semua gejalastroke sementara
  • Kelemahan dan kelumpuhantangan/kaki
  • Bicara tidak jelas
  • Beberapa atau semua gejala stroke sementara dan ringan
  • Hilangnya kesadaran (koma jangka pendek)
  • Kelemahan dan kelumpuhan tangan/kaki
  • Hilangnya kemampuan bicara
  • Sukar menelan
  • Hilangnya kontrol pengeluaran air seni dan feses
  • Hilangnya daya ingat/konsentrasi
  • Terjadi perubahan perilaku

JENIS-JENIS STROKE

Kejadian stroke yang sering ditemui di masyarakat sangat beragam, tapi secara umum dapat digolongkan menjadi dua golongan besar ditinjau dari lokasi dan jenis gangguannya sebagai berikut :

1.Stroke Iskemik

Gangguan aliran darah pada pembuluh arteri (iskemia) yang paling umum terjadi karena kurangnya pasokan darah sehingga jaringan saraf yang menerima darah dari pembuluh darah arteri akan kehilangan kemampuan fungsinya, namun tidak berlangsung secara total. Stroke iskemik yang terjadi dapat dibagi lagi menjadi empat, yaitu:

a. TIA (Transient ischemic attack)

Serangan stroke yang terjadi sementara, ganguan neurologis hanya berlangsung dalam 24 jam dan kemudian terjadi penyembuhan yang sempurna. TIA ini juga dapat dikatakan stroke ringan dan dapat dijadikan pertanda bahwa akan terjadi serangan stroke susulan yang mungkin berat.

b. RIND (reversible ischemic neurologic deficits)

Serangan stroke yang gejala neurologisnya menghilang antara 24 jam sampai 3 minggu.

c. Stroke progresif (Stroke in evolution)

Gejala stroke yang gejala klinisnya terjais secara bertahap dari yang ringan sampai berat, seperti diawali dari pembicaraan yang tidak mudah dimengerti, gangguan menelan (disfagia).

d. Stroke komplet

Stroke yang terjadi diikuti dengan gangguan neurologis yang menetap dan tidak dapat berkembang lagi, jenis inilah yang banyak terjadi di masyarakat.

2.Stroke Hemoragik

Gangguan yang terjadi karena bocor/pecahnya pembuluh darah otak sehingga menyebabkan darah mengalir masuk ke otak (pembengkakan otak, hematom) dan menimbulkan peningkatan tekanan di dalam otak, serta matinya jarigan saraf. Berdasarkan lokasinya stroke hemoragi atau yang sering disebut sebagi stroke pendarahan dibagi menjadi dua, yaitu:

a. Pendarahan Intraserebral (PIS)

Penyebab tersering adalah hipertensi yang kronik/lama, aneurisma pembuluh darah otak, stress fisik dan peningkatan tekanan darah yang terjadi mendadak.

b. Pendarahan Subarachnoid

Pendarahan yang terjadi secara spontan, penyebab tersering adalah pecahnya pembuluh darah pada lingkaran Wilisi yang berada di daerah posterior otak.

PENYEBAB STROKE

Stroke merupakan manifestasi dari rusaknya struktur jaringan otak sebagai akibat rusaknya pembuluh darah yang menyuplai darah ke otak karena berbagi sebab. Penyebabnya bias berasal dari pembuluh darah di otak atau darah yang mengalir ke dalamnya, sehingga dikelompokkan menjadi dua, yaitu:

1. Faktor Pembuluh darah

a. Aterosklerosis pembuluh darah otak

Aterisklerosis adalah penumpukan aterom/lemak pada lapisan dalam pembuluh darah sehingga menyebabkan penyumbatan aliran darah dan berkurangnya suplai oksigen, akibat lebih lanjut dapat terjadi kematian jaringan.

b. Malformasi arteri (pembuluh nadi) otak

Adanya aneurisma (kelemahan) pembuluh darah otak dan tipisnya pembuluh darah akan memudahkan pembuluh darah robek/pecah jika terjadi peningkatan tekanan darah. Aneurisma dibagi menadi dua, yaitu:

– Congenital (bawaan dari lahir)

– Bukan bawaan (didapat setelah lahir)

c. Trombosis vena (penyumbatan)

Penyebabnya seperti thrombus, embolus, cacing, parasit atau leukemia.

d. Pecahnya pembuluh darah otak

Umumnya terjadi di ruang subarachnoid (di bawah selaput otak) atau intracerebral (dalam jaringan otak). Darah dari arteri otak terus menerus mengalir keluar akan menutipi dan menekan sebagian jaringan otak menyebabkan hipoksia disertai dengan kematian jaringan otak.

2. Faktor dari luar pembuluh darah

a. Penurunan perfusi (aliran) darah ke otak

Terjadi perubahan viskositas darah menjadi lebih pekat sehingga memperlambat aliran darah. Hal-hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti hipertensi, gagal jantung kongestif, perubahan anatomi jantung dan hiperkolestrol.

b. Penyumbatan cabang pembuluh darah ke otak akibat embolus atau thrombus

Embolus dapat berasal dari pembuluh darah di tungkai yang terlepas saat beraktivitas, dari paru-
paru, terkena pada orang yang obesitas atau pasca operasi besar (operasi caesar, patah tulang)

Faktor penyebab seseorang beresiko tinggi terkena stroke, diantaranya sebagai berikut:

1.Kebiasaan merokok

Rokok mengandung bahan-bahan berbahaya seperti:

– Nikotin, yang menyebabkan meningkatan denyut jantung dan tekanan darah, vasokontriksi pembuluh darah perifer, menurunkan kolestrol baik (HDL) dan meningkatkan kolestrol jahat (LDL).

– Asam lemak bebas, dapat eningkatkan agregasi trombosit dan viskositas darah yang berefek pada ateroslekrosis di lapisan endotel.

– Karbonmonoksida, menggeser oksigen yang ada dalam darah sehingga pasokan oksigen dalam jaringan dan otak akan menurun.

2. Riwayat kesehatan keluarga ada yang pernah mengalami stroke.

3. Usia, sesudah lewat usia 35 tahun besarnya resiko menjadi 2x lipat per satu dasawarsa.

4. Ras, orang berkulit hitam cenderung lebih rentan terkena stroke berhubungan dengan factor penyebab lainnya berupa penyakit hipertensi dan diabetes.

5. Tekanan darah tinggi, dapat melemahkan serta merusak pembuluh darah di dalam dan sekitar otak, sehingga rentan pendarahan dan arteriosklerosis.

6. Penyakit kardiovaskuler, seperti gagal jantung kongestif, serangan jantung, penyakit katup jantung aortik, penggantian katup dan irama jantung yang tidak teratur (fibriasi atrial). Hal-hal ini dapat memicu terbentuknya penggumpalan darah (trombosis) di bilik jantung karena jantung tidak mampu memompa darah secara efisien.

7. Kebiasaan mendengkur, tidak dapat dianggap remeh karena dapat menurunkan jumlah oksigen yang mencapai otak.

8. Diabetes mellitus, menyebabkan kerusakan pembuluah darah, mempercepat terjadinya aterosklerosis pada pembuluh kapiler termasuk pembuluh darah otak, dan memperparah kerusakan otak yang telah terjadi akibat dari terbentuknya asam laktat sebagai efek samping dari metabolisme anaerob akibat dari peningkatan kadar glukosa (gula).

9. Hiperlipidemia dan hiperkolestrolisme, karena menggangu sampai dapat menghentikan aliran darah ke otak akibat dari aterosklerosis.

10. Peningkatan kadar homosistein (asam amino alami yang terdapat dalam darah), dapat meningkatkan resiko kerusakan jantung dan pembuluh darah.

KONSEP PENGOBATAN STROKE “HERBAMED”

TERAPI HERBAL

Dengan NEOSTRON Herbal Stroke akan membantu pemulihan penderita stroke untuk kesehatan yang lebih baik. Pengobatan penyakit stroke ini dengan menggunakan bahan-bahan herbal yang sudah terstandarisasi dan teruji mengandung senyawa aktif yang berfungsi dalam pengobatan stroke. Mekanisme kerja NEOSTRON adalah dengan mengurangi faktor penyebab terjadinya penyakit stroke baik dari faktor pembuluh darah ataupun luar pembuluh darah yang terdapat pada penjelasan diatas.

1. Melancarkan sirkulasi/peredaran darah

Sistem imunitas tubuh merespon serangan dengan menyempitan pembuluh darah sehingga aliran darah melambat maka diperlukan senyawa yang dapat melancarkan aliran darah. Aterosklerosis penyempitan pembuluh darah karena adanya plak di dinding sel pembuluh darah diakibatkan oleh kadar kolestrol yang tinggi sehingga menyebabkan aliran darah tidak lancar.

  •  gingerol, paradol dan shogaol akan membantu melancarkan pembuluh darah dengan cara menurunkan kadar kolestrol jahat (Low Density Lipoprotein, LDL) yang otomatis akan menurunkan potensi pembentukan plak baru di dinding pembuluh darah.
  • Oleoresin dapat merangsang pelepasan hormon adrenalin yang dapat memperlebar pembuluh darah.
  • Herba Guazuma ulmifolia melancarkan aliran darah karena berperan dalam menurunkan kadar kolestrol total dan trigliserida dengan jalan menghambat pankreas sehingga meningkatkan ekskresi lemak melalui feses.
  • Scopoletin, mengikat sokrotonin (pemicu penyempitan pembuluh darah), membantu membongkar sumbatan di pembuluh darah sehingga melebarkan pembuluh darah dan aliran darah menjadi lancar.
  • Ekstrak herba Morinda citrifolia bersifat antikolestrol dengan menurunkan kadar kolestrol jahat (LDL) dalam darah, meningkatan kadar NO dalam darah yang berperan merelaksasipembuluh darah dan menghancurkan tumpukan kolestrol.

2. Mempercepat regenerasi sel

Bahan-bahan herbal yang mengandung senyawa aktif yang berfungsi untuk mempercepat

penyembuhan luka, memperbaiki atau merevitalisasi pembuluh darah dan sel-sel otak yang

masih mungkin diperbaiki.

 Ekstrak herba Morinda citrifolia menghambat pelepasan NAMD-glutamic (pemicu degenerasi

sel)

 Asiatikosida mempercepat penyembuhan pada luka dengan menetralisir oksidan-oksidan

serta memiliki kemampuan memacu proliferasi sel fibroblast, yaitu sel yang berperan besar

pada penyembuhan luka karena kemampuannya dalam memproduksi substansi dasar

pembentukan serat kolagen (serat yang mempertautkan tepi luka).

 Proxeronine memicu regenerasi sel yang mati hingga berfungsi kembali, serta memproduksi

xeronine yang ikut membantu perbaikan dan regenerasi sel yang rusak, regulator gula darah

dan meningkatkan daya tahan tubuh.

 Damnachantal mengubah fungsi sel yang abnormal menjadi normal, menurunkan

multiplikasi sel pada level gen.

 Saponin berperan dalam membantu proses penyembuhan luka dan antiinflamasi serta dapat

mempercepat pembentukan pembuluh darah baru dalam proses penyembuhan luka

(angiogenesis) melalui VEGF

 Zinc membantu kesembuhan luka karena memiliki kemampuan untuk pembentukan sel dan

jaringan ikat dalam mempercepat penyembuhan luka, baik sebagai aktivator enzim yang

penting pada pembentukan protein dan proses pertahanan tubuh.

3. Homeostatik

Bahan-bahan herbal yang mengandung senyawa aktif yang berfungsi untuk menghentikan

pendarahan (jika terjadi) akibat pecahnya pembuluh darah.

 Ekstrak herba Curcuma zedoaria mampu menghentikan pendarahan dari pembuluh darah

yang pecah.

4. Menjaga kesehatan otak

Bahan-bahan herbal yang mengandung senyawa aktif yang dapat memberi perlindungan saraf,

merangsang pertumbuhan saraf dendritik dan terbukti melindungi otak terhadap penuaan karena

kerusakan oksidatif.

 Herba Centella asiatica dapat membantu kelancaran sirkulasi oksigen dan nutrisi yang

dibutuhkan otak, serta melindungi sel-sel otak seperti mengatur peroksidasi lipid (LPO) dan

kandungan protein karbonil (PCO) di otak, pada daerah daerah tertentu seperti cortex,

hipotalamus, striatum, sereblum, hipokampus. Selain itu, juga mempunyai efek

antikonvulsan (antikejang) dengan meningkatkan pemulihan tingkat asetikolin dan

asetilkolin esterase.

5. Antiradang dan antiinflamasi

Bahan-bahan herbal yang mengandung senyawa aktif yang berfungsi untuk menghentikan atau

menghilangkan peradangan atau pembengkakan. Antiinflamasi bersifat antagonis terhadap

reseptor serotonin (reseptor penginduksi terjadinya inflamasi), salah satu mekanisme kerjanya

dengan menghambat proliferasi sel limfosit, mengurangi ekspresi enzim siklooksigenase (COX)

dan produksi prostaglandin yang berperan dalam pembentukan inflamasi.

 Kurkumin, andrographolide dan neoandrographolide membantu mengurangi peradangan

dengan menghambat produksi nitrite oxide (NO, senyawa radikal bebas yang bertanggung

jawab pada peradangan) yang distimulasi oleh lipopolisakarida (LPS).

 8-paradol dan 8-shogaol, menghambat kerja enzim dalam siklus siklooksigenase 2 (COX-2).

 Senyawa thymoquinone dan minyak atsiri dari herba Nigella sativa (nigellone) menghambat

jalur siklooksigenasi (COX) dan 5-lipooksigenase (5-LO) dalam metabolisme asam

arakidonat.

6. Antipiretik

Bahan-bahan herbal yang mengandung senyawa aktif yang dapat menurunkan suhu

tubuh/demam akibat adanya peradangan.

 Neo andrografolida dan deoksi andrografolida merupakan senyawa laktone herba Guazuma

ulmifolia yang berkhasiat antipiretik dan antiradang.

7. Analgesik

Bahan-bahan herbal yang mengandung senyawa aktif yang dapat mengurangi bahkan

meghilangkan rasa sakit tanpa diikuti hilangnya kesadaran. Nyeri timbul sebagai tanda bahwa

adanya gangguan di tubuh seperti infeksi, peradangan maupun kejang otot.

 Shogaol menghambat pembentukan prostaglandin yang merupakan mediator nyeri.

8. Immunostimulan

Bahan-bahan herbal yang mengandung senyawa aktif yang dapat menguatkan dan

meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh.

 Andrographolide, agen imunostimulan yang bekerja dengan jalan menstimulasi produksi

antibody spesifik, meningkatkan aktivitas proliferasi dan meningkatkan fagositosis makrofag

dan meningkatkan limfosit, interleukin-2.

 Thymoquinone menstimulasi sitokin Macrophage Activating Factor (MAF) sehingga

meningkatkan fungsi makrofag yang berperan dalam sistem imun seluler.

 Shogaol dan gingerol memiliki mekanisme merangsang migrasi leukosit dan meningkatkan

interleukin betha (IL-β) dan macrophage untuk meningkatkan daya imun tubuh, sering

dikelompokan sebagai antioksidan kuat.

 Enzim protease dan lipase uang dapat membantu mencerna dan menyerap makanan

sehingga dapat meningkatkan nafsu makan yang berefek pada peningkatan energi dan

stamina tubuh (meningkatkan daya tahan tubuh). Kandungan ini terdapat dalam ekstrak

herba Zingiber officinale yang sekaligus berfungsi sebagai pencegah mual.

9. Antioksidan

Bahan-bahan herbal yang bersifat sebagai antioksidan yang berfungsi memperkuat dan

menyokong sistem imun.

 Karetenoid dan asiatikosida yang bekerja merangsang produksi enzim antioksidan alami

dalam tubuh seperti katalase, superoksida dismutase (SOD), gluthione peroxidase (gshpx),

antioksidan glutathione (GSH). Senyawa asiatikosida mampu meningkatkan stamina dan

vitalitas.

 Kurkumin juga memiliki aktivitas antioksidan karena menunjukkan aktivitas yang baik

sebagai penangkap superoksida dan mampu menghambat lipid peroksidase (LPO) baik tanpa

atau dengan karagenin.

 Ascorbin (vit C) yang terkandung dalam herba Morinda citrifolia

 

KHASIAT

1. Melancarkan sirkulasi darah secara menyeluruh sehingga suplai oksigen selalu terpenuhi

2. Melarutkan plak dipembuluh darah agar tidak terjadi penyumbatan

3. Memperbaiki atau merevitalisasi pambuluh daran dan sel-sel otak yang mengalami kerusakan dan

memungkinkan untuk diperbaiki secara bertahap

4. Menghentikan pendarahan pada pembuluh darah karena bersifat hemostatik

5. Menjaga kesehatan otak dan sistem saraf

6. Mengatasi gejala yang ditimbulkan seperti sakit kepala , kejang dan mual

7. Mencegah peradangan dan inflamasi yang mungkin terjadi serta menurunkan demam akibat

peradangan

8. Meningkatkan sistem imunitas/ketahanan tubuh

9. Menambah energi dan stamina tubuh agar tidak tampak letih

10. Sebagai antioksidan untuk menetralisisr efek degeneratif dari radikal bebas dan membantu proses

penyembuhan

MODIFIKASI POLA HIDUP

 Mengendalikan tekanan darah tinggi dan diabetes

 Menghindari rokok dan alkohol

 Mengurangi konsumsi makanan yang telah diawetkan

 Menghindari konsumsi makanan yang banyak

mengandung kolestrol

 Mengurangi kegemukan (obesitas)

 Menghindari gangguan stress yang berkepanjangan

 Melakukan olahraga secara teratur

 Mengupayakan selalu berpikir positif

KOMBINASI HERBAL YANG DIANJURKAN DALAM PENGOBATAN

STROKE:

1. NEUROTENS

 Membantu mengontrol dan menormalkan tekanan darah.

 Meningkatkan elastisitas pembuluh darah sehingga

memperlancar aliran darah.

 Mengatasi gejala penyebabnya seperti mengurangi sakit

kepala, jantung berdebar.

 Mencegah timbulnya komplikasi penyakit akibat hipertensi.

 Bersifat analgesik (penghilang rasa sakit), antiinflamasi

(mengurangi pembengkakan), anti radang dan antioksidan

yang membantu proses penyembuhan.

 Meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan kewaspadaan.

2. PROMELIN

 Memperlambat dekomposisi karbohidrat (inhibitor alfa

glukosidase) dengan cara menghambat efektifitas enzim

alfa glukosidase, yaitu enzim didalam sistem perncernaan

yang bertanggung jawab terhadap konversi karbohidrat

menjadi glukosa.

 Stimulasi/mencetuskan pelepasan insulin dari pankreas

segera setelah makan.

 Mengurangi/menghambat penyerapan glukosa dalam usus

sehingga kadar glukosa dalam darah menurun.

 Meningkatkan penyerapan glukosa dari dalam darah ke

dalam sel-sel/jaringan dengan meningkatkan penggunaan

glukosa oleh sel-sel/jaringan dengan mengubah menjadi

energi sehingga kadar glukosa/gula darah dapat ditekan.

 Merangsang dan meningkatkan sekresi insulin.

 Memperbaiki fungsi insulin.

 Memperbaiki dan merevitalisasi organ pankreas sehingga dapat memproduksi insulin dengan

normal.

 Bersifat analgesik (penghilang rasa sakit) dan anti oksidan yang menbantu proses penyembuhan

dan menghambat penuaan dini akibat efek radikal bebas.

 Membantu mengatasi komplikasi akibat diabetes.

3. PROGELIN PLUS

 Melancarkan sirkulasi darah dengan cara membuka

sumbatan-sumbatan pada pembuluh darah akibat

kolesterol dan asam urat serta melancarkan meridian.

 Menormalkan kadar asam urat dalam darah dengan cara

melarutkan asam urat dalam darah dan menghambat serta

mencegah pembentukan asam urat.

 Mengoptimalkan kerja ginjal untuk mencegah

pembentukan dan pemecahan kristal asam urat untuk

dibuang (detoksifikasi) melalui urin (air kencing).

 Memperbaiki sistem metabolisme tubuh serta me-
ningkatkan imunitas tubuh.

 Mencegah dan mengatasi rasa sakit dan nyeri akibat

peradangan.

 Mencegah dan mengatasi peradangan serta pembengkakan.

 Bekerja secara diuretik yaitu memperbanyak keluarnya air seni yang membawa serta sisa-sisa

metabolisme yang tidak berguna bagi tubuh termasuk asam urat yang bisa menyebabkan

rematik.

 Menjaga kesehatan jantung, hati, ginjal, paru-paru, usus besar dan usus halus.

NEUROTENS

Aturan pakai :

3 x 2 Kapsul/hari, 30 menit sebelum

makan

Alstonia scolaris cortex 60 mg

Centella asiatica herba 55 mg

Tinospora crispa caulis 55 mg

Morinda citrifolia fructus 45 mg

Andrographis panic herba 35 mg

PROMELIN

Aturan pakai :

3 x 2 Kapsul/hari, 30 menit sebelum

makan

Curcumae domestica rhizoma 55 mg

Andrographidis herba 45 mg

Tinosporae caulis 45 mg

Momordicae fructus 45 mg

Morinda fructus 35 mg

Centella herba 25 mg

PROGELIN PLUS

Aturan pakai :

3 x 2 Kapsul/hari, 30 menit sebelum

makan

Zingiberis rhizoma 60 mg

Sonchi folium 50 mg

Andrographidis herba 40 mg

Curcumae rhizoma 40 mg

Sida rhombifolia 30 mg

Tinosporae caulis 30 mg

PT. UNIQUE HERBAMED INDONESIA

JL. Raya Universitas Pancasila No. 7A, Jakarta 12640

Telp : (62-21) 7867729

Fax : (62-21) 7867730

E-mail : uniqueherbamedind@yahoo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.