HERBAMED TRESNOMED – HERBAL KHUSUS PRIA DEWASA

Herbamed Otarev – Obat Herbal untuk Revitalisasi Otak
February 21, 2016
HERBAMED NEUROTENS – HERBAL UNTUK HIPERTENSI
February 23, 2016

HERBAMED TRESNOMED – HERBAL KHUSUS PRIA DEWASA

tresmonomedramuan khsus dewasa

tresmonomedramuan khsus dewasa

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FUNGSI SEKSUAL

Libido (gairah seksual) seseorang sangat dipengaruhi oleh keharmonisan energi di organ vitalnya.  Jika ada gangguan, penis tidak mampu ereksi (terangsang) walaupun sedang berhadapan dengan pasangan yang sangat dicintai, bisa dipastikan karena tidak ada keharmonisan antara energi yin (wanita) dan energi yang (pria) sehingga timbul perasaan saling menjauh, dingin, tidak bergairah, meskipun berada dalam satu tempat tidur yang sama.  Hal ini diakibatkan oleh penurunan tegangan listrik seksual karena ketidak harmonisan energi di organ tertentu.

Terjadinya ketidak harmonisan system meridian energi tubuh yang mengakibatkan gangguan fungsi seksual bisa disebabkan oleh beberapa factor yang secara umum dapat dijelaskan sebagai berikut:

A.    FAKTOR PSIKIS

Beberapa organ vital tubuh selain jantung dan perikardium yang berpengaruh terhadap keharmonisan seksual maupun terganggunya fungsi seksual adalah sebagai berikut :

  1. Paru-paru Ketidak harmonisan energi pada organ paru-paru akan mengakibatkan daya ingat lemah, cepat letih dan pusing-pusing yang berakibat pada menurunya gairah seksual
  2. Hati Ketidak harmonisan energi pada organ hati mengakibatkan fungsi syaraf  terganggu, kesemutan dan impotent.
  3. Limpa Ketidak harmonisan energi pada organ limpa mengakibatkan berbagai penyakit perut, hilang selera makan, lemas letih berkepanjangan dan beser mani.
  4. Ginjal Ketidak harmonisan energi pada organ ginjal mengakibatkan gangguan organ seks/reproduksi, hiperseks, libido rendah, impoten dan sakit pinggang.

Disebabkan oleh beban fikiran dan stress yang berkepanjangan, ketegangan yang terjadi terus menerus akibat beban pekerjaan akan membuat kinerja organ terganggu dan peredaran darah menjadi tersendat, termasuk peredaram darah ke bagian penis terganggu sehingga penis tidak bisa ereksi, karena untuk bisa ereksi dibutuhkan pasokan darah yang lancar dan cukup.

B.    FAKTOR FISIK 

  1. Gangguan Pembuluh Darah Terjadi karena penyakir diabetes militus, tekanan darah tinggi, pengerasan pembuluh nadi, atau peyronie (pembentukan jaringan parut pada penis)
  2. Ganguan Syaraf dan Otot Terjadi akibat kekurangan / hambatan hantaran syaraf ke penis akibat stroke, cedera tulang belakang, diabetes dan alkohol.
  3. Gangguan Hormonal Disebabkan adanya gangguan keseimbangan hormon-hormon tubuh yang mengakibatkan terganggunya fungsi testis penyakit ginjal dan lever.  
  4. Penggunaan Obat-Obatan Disebabkan antara lain oleh penggunaan obat-obatan sedative (narkoba), antihipertensi, antidepresi, penurunan berat badan, obat maag, alkohol, nikotin dan opium.
  5. Proses Penuaan Disebabkan oleh penurunan fungsi organ tubuh seiring dengan pertambahan usia, ketika menginjak usia 40 tahun kaum pria pasti akan mengalami penurunan gairah dan kinerja seksual.

C. FAKTOR LINGKUNGAN

MENGAPA SESEORANG DAPAT MENGALAMI MASALAH PADA KEMAMPUAN DAN KESEHATAN SEKSUALNYA, SECARA SINGKAT DAPAT DIJELASAKAN SEBAGAI BERIKUT

  • Organ jantung sebagai sumber utama energi tubuh memberikan enegi pada aktivitas yang bersifat fisik (jasmani), sedangkan perikardium (selaput pembungkus jantung) sebagai penghubung antara fisik dan batin memberi energi pada aktivitas ynag bersifat batiniah (psikis)
  • Perikardium yang sangat kekurangan energi menyebabkan turunnya libido dan kesulitan dalam pergaulan.  Sedangkan perikardium yang berlebihan energinya membuat energi ginjal meningkat dimana ginjal merupakan kekuatan listrik tubuh termasuk utk seksual yg menyebabkn seseorang mjd pecandu seks.
  • Orang yang tidak harmonis energi di perikardiumnya ditandai dengan perilaku yang kejam, tidak pedulian, kikir, bersifat sinis, dan pesimistis
  • Orang yang energi perikardiumnya harmonis (sehat) akan membuat jantung kuat sehingga energi jantungpun harmonis yang berakibat pada meningkatnya hasrat dan kekuatan fisik yang sangat menunjang untuk terjadinya proses hubungan intim.
  • Adanya ketidak harmonisan energi jantung dan perikardium akan mengakibatkan ketidak harmonisan energi di organ vital lainnya yang berimplikasi pada terjadinya gangguan fisik secara keseluruhan maupun gangguan fungsi seksual seperti disfungsi ereksi / DE (impoten) dan ejakulasi dini.
  • Polusi dapat memicu menurunnya kualitas kehidupan seksual, karena terpolusi tubuh tidak dapat memproduksi dihydroxytestosteron (enzim aktif hormon testosteron) sehingga kadar testoteron dan gairah seksual menurun.
  • Orang yang setiap hari kena cemaran limbah pabrik / industri, polusi udara rentan terhadap gangguan impotensi, ejakulasi dini, frigiditas, lemahnya dorongan seksual (libido), sampai menurunnya kesuburan.

D. SISTEMATIKA DAN MEKANISME EREKSI

  • Secara fisiologis, ereksi yang normal di mulai dari stimulasi didalam otak yang disebabkan oleh meningkatnya hormon testosteron yang membuat otak sensitive terhadap stimulasi seks yang akan memunculkan impuls seks.
  • Dari otak impuls seks, diteruskan ke sumsum tulang belakang, syaraf pinggul dan akhirnya ke Korpus kavernosa dalam penis.
  • Untuk terjadinya ereksi dibutuhkan eurotransmitter yang bersifat gas yakni, NO (Nitric Oxide) bekerja sebagai ediator dari ereksi penis dalam otot polos korpus kavernosa.
  • NO mengaktifkan enzim guanylatcyclase untuk merubah Guanosine Triphosphate (GTP) menjadi Cyclic Guanosine Monophosphate (CGMP).
  • CGMP inilah yang berfungsi mendorong kalsium meninggalkan otot polos Korpus kavernosa sehingga timbul relaksasi otot polos pembuluh darah arteri di Korpuskavernosa menyebabkan darah mengalir ke Korpus kavernosa sehingga penis menjadi ereksi.

E. DETURMESCESI (PENURUNAN EREKSI)

  • Bila stimulasi di otak berhenti, produksi NO pun berhenti sehingga CGMP tidak diproduksi lagi, CGMP yang ada akan didegrodasi atau dirusak oleh suatu zat yang disebut Phosphodiesterase 5 (PDE 5) sehingga CGMP berkurang menyebabkan relaksasi otot polos berhenti atau hilang maka ereksi penis akan turun dan penis menjadi lembek kembali ke fase istirahat.
  • Untuk mempertahankan supaya ereksi dapat berlangsung lama maka proses degrodasi atau pengerusakan CGMP harus dihambat dengan PDE 5 inhibitor.  PDE 5 inhibitor akan menghambat degrodasi atau pengerusakan CGMP sehingga CGMP menumpuk dlm Korpus kavernosa yg menyebabkan ereksi bertahan lama & makin keras selama stimulasi seks masih ada.

Mengacu dan berdasarkan pada mekanisme terjadinya ereksi maka dibuatlah formulasi Tresnomed sehingga akan memeberikan khasiat yang optimal, alami aman dan tanpa efek samping. Tresnomed dibuat khusus untuk mengoptimalkan kemampuan seksual pria yang meliputi fungsi gairah (Libido), ereksi dan stamina. Diformulasikan secara khusus dari bahan-bahan herbal alami berkhasiat (100 % Ekstrak Herbal) yang merupakan kombinasi sinergis dari berbagai macam fungsi meliputi aphrodisiak, erektogenik, adaptogen dan analiptik serta tonik. MEKANISME KERJA HERBAL TRESNOMED 1.    Aphrodisiak 

GAIRAH DAN KEMAMPUAN EREKSI YANG KUAT AKAN DIPEROLEH BILA TUBUH DALAM KONDISI YANG FIT, SEGAR DAN BUGAR.

Aphrodisiak adalah kemampuan utnuk memeprbaiki dan meningkatkan gairah seksual (Libido) melalui stimulasi berbagai hormone seks dalam tubuh.

  • Terdiri dari bahan yang mengandung senyawa protodioscin yang berfungsi sebagai precursor DHEA (De Hydro Epi Andresterone) yang diubah menjadi testosteron yang akan menyebabkan peningkatan gairah atau libido.
  • Terdiri dari bahan yang mengandung senyawa quassinoids yang berfungsi untuk meningkatkan kadar testosteron dari indeks ereksi.
  • Terdiri dari bahan yang banyak mengandung mineral Seng (Zn) yang sangat dibutuhkan untuk sintesis dihydroxytestosteron (DHT) menjadi enzim aktif hormone laki-laki (Testosteron).

2.    Erektogenik Erektogenik adalah kemampuan untuk menghasilkan dan meningkatkan ereksi.

  • Terdiri dari bahan yang mengandung senyawa g-6-ginko flavonoid glycoside yang berfungsi memperbaiki peredaran darah ke otak sehingga memudahkan terjadinya erotik dan meningkatkan produksi neurotransmitternitric oksida (NO) sebagai syarat utama terjadinya relaksasi otot polos untuk membangkitkan ereksi .
  • Terdiri dari bahan yang mengandung senyawa icariin dan papaverine yang secara signifikan mampu meningkatkan level nitric oxide (NO) dan meningkatkan kadar CGMP pada Korpuskavernosa penis sehingga terjadi ereksi.
  • Terdiri dari bahan yang mengandung alkaloid yohimbine yang bersifat sebagai reseptor antagonis yang spesifik meningkatkan pasokan darah ke jaringan erektil penis.

3.    Analiptik Fungsi Analeptik (membuat tubuh menjadi segar) disebabkan oleh bahan-bahan yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan aliran darah ke otak sehingga pasokan oksigen meningkat, peningkatan aliran darah ke organ di seluruh tubuh, peningkatan vitalitas dengan menaikkan pendistribusian energi dan menghangatkan badan hal ini menyebabkan otak dan badan segar yang berefek pada peningkatan kemampuan tubuh dalam merespon stimulasi rangsangan.

  • Terdiri dari bahan yg mengandung alkaloid piperine yg berfungsi untuk menghangatkan badan & melancarkan aliran darah.
  • Terdiri dari bahan yang mengandung senyawa arecoline yang bekerja pada otak yang memberikan efek kesegaran pada tubuh

4.    Adaptogen Adaptogen adalah kemampuan memperbaiki daya tahan terhadap stress dan meningkatkan stamina.

  • Fungsi Adaptogen yaitu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap kelemahan fungsi tubuh dan penyakit serta stress
  • Terdiri dari bahan yang mengandung senyawa Caumerine yang berfungsi sebagai Monoamine Oxidese (MAO) inhibitor yang meningkatkan level neurotransmitter norepirephirine untuk membantu mengatasi depresi, memeperbaiki funsi mental dan meningkatkan stamina.

5.    Tonik dan Anti Oksidan

  • Fungsi Tonik dan Antioksidan yaitu menciptakan tenaga, mendukung metabolisme untuk terbentuknya tenaga yang bisa merangsang semangat dan gairah serta mengatasi keletihan tubuh.

KHASIAT

  • Mningkatkan produksi hormon testoteron yg mrupakan hormon seksual yg bperan dlm pningkatan gairah pd pria.
  • Menstimulasi aliran darah secara menyeluruh dan ke genital area yang meyebabkan meningkatnya kesegaran badan dan kepekaan syaraf.
  • Menstimulasi rangsang syaraf pusat dan motorik alat vital yang bersama-sama dengan meningkatnya kadar hormon tertoteron dan aliran darah menyebabkan otak melepas zat kimia nitrogen oksida yang menyebabkan kadar cGMP meningkat yang berefek pada terjadinya ereksi.
  • Mempertahankan ereksi, hal ini dapat dilakukan dengan mengunakan bahan-bahan yang berfungsi menghambat enzim PDE-5 yang tugasnya menghentikan ereksi sehingga ereksi dapat dipertahankan.
  • Membantu mengatasi gangguan seksual (disfungsi ereksi/impoten, ejakulasi dini, libido menurun dan frigiditas).
  • Membantu menjaga keseimbangan hormon seks seperti; testosteron, estrogen, dan progesteron serta membantu meningkatkan gairah seks.

DOSIS:

  • 2 X 2 Kapsul/hari, SARAN:  Agar menghasilkan manfaat maksimal, minum 2 kapsul, 1 jam sebelum manfaat yang diinginkan

KOMPOSISI (DALAM BENTUK EKSTRAK): 

  • Retrofracti Fructus                150 mg
  • Pimpinellae Fructus               150 mg
  • Eurycomae Rhizoma             100 mg
  • Foeniculli Fructus                    50 mg
  • Zingiberis Rhizoma                 50 mg

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.