Herbamed LAKTARON – HERBAL UNTUK MELANCARKAN ASI

HERBAMED BRONCHINA – HERBAL BATUK, PARU2 & SALURAN PERNAFASAN
February 15, 2016
Herbamed Prosince – Obat Herbal untuk Kesehatan Kulit
February 16, 2016

Herbamed LAKTARON – HERBAL UNTUK MELANCARKAN ASI

Air susu ibu (ASI) adalah cairan air susu hasil sekresi dari payudara setelah ibu melahirkan. ASI merupakan makanan yang fleksibel dan mudah didapat, siap diminum tanpa persiapan khusus dengan temperatur yang sesuai dengan bayi, memiliki kandungan zat gizi yang lengkap dan sempurna untuk keperluan bayi, susunya segar dan bebas dari kontaminasi bakteri sehingga mengurangi resiko gangguan gastrointestinal. Hal-hal tersebut menjadikan ASI sebagai satu-satunya makanan terbaik dan paling cocok untuk bayi.

Air susu ibu eksklusif yang umum disebut ASI Eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan, tanpa menambahkan atau mengganti dengan makanan atau minuman lain kecuali vitamin, oralit dan obat. Namun, setelah usia 6 bulan dan sejalan dengan bertambahnya usia bayi, kebutuhan nutrisi tidak cukup dari ASI saja, terlebih lagi keterampilan makan (Oromotor skills) terus berkembang dan bayi akan memperlihatkan minat akan makanan selain dalam bentuk ASI. Masa peralihan dari ASI ke pemberian makanan pendamping ASI/masa penyapihan (weaning) ini bermanfaat bagi pemenuhan nutrisi tumbuh kembang anak.

Adapun proses pembentukan ASI/laktogen secara singkat adalah sebagai   berikut:

  1. Laktogenesis I

Pada fase akhir kehamilan, payudara wanita memasuki fase laktogenesis I. Saat payudara memproduksi kolostrum, yaitu berupa cairan kental yang kekuningan. Pada saat itu, tingkat progesteron yang tinggi mencegah produksi ASI yang sebenarnya. Namun hal ini bukan merupakan masalah medis. Apabila ibu mengeluarkan kolostrum sebelum bayi lahir, hal ini bukan merupakan indikasi sedikit atau banyaknya produksi ASI sebenarnya nanti

  1. Laktogenesis II

Saat melahirkan keluarnya plasenta menyebabkan turunnya tingkat hormon progesteron, estrogen, dan HPL, secara tiba-tiba. Namun hormon prolaktin tetap tinggi. Hal ini menyebabkan produksi ASI besar-­besaran. Apabila payudara dirangsang, jumlah prolaktin dalam darah akan meningkat dan mencapai puncaknya pada periode 45 menit, kemudian kembali ke level sebelumnya rangsangan 3 jam kemudian. Keluarnya kadar hormon prolaktin menstimulasi sel di dalam alveoli untuk memproduksi ASI dan hormon ini juga keluar dalam ASI sendiri. Penelitian mengindikasikan apabila produksi ASI lebih banyak, yaitu sekitar pkl 02.00 dini hari hingga pkl 06.00 pagi. Sedangkan jumlah prolaktin rendah saat payudara terasa penuh.

  1. Laktogenesis III

Sistem kontrol hormon endokrin mengatur produksi ASI selama kehamilan dan beberapa hari pertama setelah melahirkan. Ketika produksi ASI mulai stabil, sistem kontrol otokrin dimulai. Pada tahap ini, apabila ASI banyak dikeluarkan, payudara akan memproduksi ASI dengan banyak pula. Dengan demikian, produksi ASI sangat dipengaruhi oleh seberapa sering dan seberapa baik bayi menghisap, juga seberapa sering payudara dikosongkan

Bagi para ibu memiliki ASI yang sehat, lancar dan eksklusif pun menjadi impian mereka semua. Namun, pada beberapa kasus, ASI pada ibu tidak bisa atau sulit sekali untuk keluar, sekalipun telah dipancing dan bayi benar-benar telah membutuhkan. Rupanya setiap ibu memiliki karakteristik yang berbeda-beda terkait produksi ASI. Pada sebagian ibu, ASI langsung keluar beberapa saat setelah melahirkan. Ada pula yang tiga hingga empat hari kemudian, bahkan ada pula yang tidak keluar lagi sama sekali. Beberapa penyebabnya sebagai berikut:

  1. Masalah Hormonal

Akibat kadar tiroid yang tinggi, penyakit diabetes, hipertensi dan masalah hormonal rendah merupakan beberapa penyebab wanita sulit hamil. Dan pada saat sukses melahirkan, hal diatas juga akan mempengaruhi kemampuan memproduksi ASI.

  1. Terdapat Plasenta yang Tertinggal Setelah Melahirkan

Bagian plasenta yang tertinggal setelah melahirkan dapat menyebabkan pendarahan. Melalui pemeriksaan USG, dokter akan mengambil tindakan terkait plasenta yang tertinggal sehingga jalan ASI tak akan terhambat lagi.

  1. Melahirkan dengan Operasi Sesar

Operasi sesar yang tidak terencana dapat menjadi kendala keluarnya ASI. Air susu jadi membutuhkan waktu lama untuk bisa diproduksi. Sekalipun demikian, biasanya kendala ini hanya masalah waktu, dalam hitungan hari atau minggu umumnya ibu yang melahirkan dengan sesar akan mampu menghasilkan ASI dengan baik.

  1. Payudara Mengalami Pembengkakkan

Pembengkakan pada salah satu kelenjar payudara setelah melahirkan dapat mengganggu produksi ASI.

  1. Ibu Mengalami Stress

Gangguan psikologis yang mungkin dialami ibu setelah melahirkan juga dapat mengganggu produksi ASI seperti waktu istirahat yang kurang juga akan mempengaruhi produksi ASI. Namun setetah psikis ibu normal, kemungkinan besar ASI juga akan lancar kembali.

Adapun faktor (ainnya yang mempengaruhi produksi ASI antara lain :

  • Frekuensi pemberian ASI
  • Berat bayi saat lahir
  • Usia kehamilan saat melahirkan
  • Usia ibu
  • Penyakit akut
  • Mengkonsumsi rokok
  • Mengkonsumsi alcohol
  • Memakai kontrasepsi yang menghambat ASI

Sejatinya memang banyak faktor yang mempengaruhi produksi ASI. Namun, produksi ASI di dalam tubuh bergantung terhadap dua hormon yaitu prolaktin dan oksitosin. Prolaktin sendiri sangat berpengaruh terhadap produksi ASI. Sedangkan, hormon oksitosin berpengaruh terhadap proses pengeluaran ASI.

Proses laktasi (menyusui) timbul setelah ari-ari atau plasenta lepas. Plasenta mengandung hormon yang menghambat pembentukan ASI. Setelah plasenta lepas, hormon tersebut tidak ada lagi sehingga ASI pun keluar. Mulai bulan ke-3 masa kehamilan, tubuh wanita memproduksi hormon yang menstimulasi munculnya ASI dalam sistem payudara. Hormon-hormon yang terlibat dalam proses pembentukan ASI adalah sebagai berikut :

  • Progesteron, mempengaruhi pertumbuhan dan ukuran alveoli. Kadar progesteron dan estrogen menurun sesaat setelah melahirkan, hal ini menstimulasi produksi ASI secara besar-besaran. Pada saat terjadi kehamilan, progesteron bersama-sama dengan hormon estrogen menjaga agar endometrium tetap mengalami pertumbuhan, membentuk plasenta, menahan agar otot uterus tidak berkontraksi, dan merangsang kelenjar susu memproduksi ASI.
  • Estrogen, menstimulasi sistem saluran ASI untuk membesar. Kadar estrogen dalam tubuh menurun saat melahirkan dan tetap rendah untuk beberapa bulan selama tetap menyusui.
  • Prolaktin, berperan dalam membesarnya alveoli pada masa kehamilan
  • Oksitosin, mengencangkan otot halus dalam rahim pada saat melahirkan dan setelahnya, dan mengencangkan otot halus disekitar alveoli untuk memeras ASI menuju saluran susu. Oksitosin berperan dalam proses turunnya susu (let down/ejection reflex)
  • Human placental lactogen (HPL)

Sejak bulan kedua kehamilan, plasenta mengeluarkan banyak HPL yang berperan dalam pertumbuhan payudara, puting, dan areola sebelum melahirkan. Pada bulan kelima dan keenam kehamilan, payudara siap memproduksi ASI.

Mekanisme Kerja Formulasi Herbal Lactaron

Lactaron dibuat menggunakan ekstrak herbal yang sudah distrandarisasi dengan perbandingan ekstraksi tertentu untuk menghasilkan tingkat efektifitas yang tinggi dalam melancarkan air susu ibu (ASI).

  1. Meningkatkan produksi ASI

Ekstrak herba Sauropus androgynus folium (daun katuk) mengandung alkaloid, sterol dan nutrlsi yang lengkap (lemak, protein, kalori, karbohidrat, vit B6, vlt D, vit C) mampu meningkatkan metabolisme glukosa untuk sintesa laktosa sehingga produksi ASI meningkat. Selain itu kandungan lainnya dalam ekstrak herba Sauropus androgynus folium seperti flavonoid, saponin, dan tanin juga berperan sebagai antidemam, melancarkan air seni (diuretik) dan membersihkan darah, sehingga baik untuk ibu yang baru melahirkan. berdasarkan penelitian membuktikan bahwa herba Sauropus androgynus folium tidak menurunkan kualitas ASI diamati melalui kadar protein dan lemak pada ibu menyusui yang mengkonsumsi daun katuk dan tidak. Kandungan stigmasterol pada ekstrak herba Elephantopus scaber herba berfungsi membentuk hormon progesteron, dimana progesteron bersama estrogen dan prolaktin berperan merangsang produksi ASI.

  1. Memenuhi kebutuhan/asupan nutrisi

Memenuhi kebutuhan nutrisi secara seimbang dan baik pada ibu hamil dibutuhkan agar ASI yang keluar dapat lancar dan ekskluslf. Semakin banyak nutrisi yang masuk maka semakin banyak hormon prolaktin dan semakin banyak pula produksi ASI. Kandungan nutrisi seperti protein, lemak, kalium, fosfor, besi, vitamin A, B1, dan C yang lengkap dalam Ekstrak herba Sauropus androgynus folium inilah yang berperan melancarkan produksi ASI. Mengandung asam lemak esensial (asam lemak yang dibutuhkan oleh tubuh untuk pertumbuhan dan fungsi normal sernua jaringan yang tidak dapat disintesis oleh tubuh) terdiri dari asam alfa linoleat (omega 6) dan asam alfa linolenat (omega 3) sebagai pembentuk sel. Serta kandungan asam-asam lemak tidak jenuh lainnya yang baik untuk tubuh seperti asam oleat, asam palmitat, asam stearat, asam laurat dan asam miristat.

  1. Memberikan efek relaks

Salah satu faktor yang mempengaruhi produksi air susu ibu (ASI) adalah tingkat stress, maka diperlukan agen antistress yang berasal dari senyawa aktif di dalam ekstrak dengan melemahkan gangguan akibat stress kronik. Serta terdapat herba yang mampu memacu produksi molekul adenosin trifosfat (ATP) akan meningkatkan metabolisme glukosa, yang merupakan bahan bakar bagi otak. Hal inilah yang berdampak pada efek meringankan stress, menahan datangnya lelah otak, dan mengguatkan daya pikir.

  1. Adaptogenik

Mengandung bahan ekstrak herbal yang bersifat adaptogenik yaitu tidak berbahaya dan dapat meningkatkan daya tahan untuk melawan racun bagi tubuh serta memiliki kemampuan menormalkan jaringan yang terganggu. Kemampuan ini berasal dari ekstrak herba Curcuma xanthorrhiza rhizoma.

  1. Meningkatkan sistem metabolisme tubuh

Nutrisi yang balk dapat diserap oleh tubuh jika memiki sistem metabolisme yang baik. Dalam hal ini yang berperan adalah senyawa aktif dari kelompok steroid pada Ekstrak herba Sauropus androgynus folium juga mampu meningkatkan sistem metabofisme tubuh dan dapat meningkatkan absorbsi nutrisi pada sistem pencernaan.

  1. Meningkatkan nafsu makan

Merangsang nafsu makan dibutuhkan oleh ibu menyusui untuk menjamin bahwa mendapatkan asupan gizi yang cukup agar produksi ASI tidak terganggu. Salah satu penelitan yang telah dilakukan menyebutkan bahwa kandungan minyak atsiri dalam ekstrak Curcuma xathorrhiza rhizoma memilki sifat koleretik, mempercepat sekresi empedu sehingga mempercepat pengosongan lambung serta pencernaan dan absorpsi lemak di usus. Hal ini membuktikan bahwa temulawak berkhasiat meningkatkan nafsu makan. Ekstrak herba lainnya yang sinergis sifatnya sebagai perangsang nafsu makan adalah ekstrak herba Foeniculum vulgare fructus dengan kandungan senyawa anetol, fenkon, chavicol dan anisaldehid. Serta juga berkhasiat menyejukkan saluran cerna, meningkatkan memori dan kecerdasan.

  1. Imunostimulan

Terdapat kandungan alkaloid, andrografolida, berfungsi sebagai agen immunostimulan yang bekerja dengan jalan menstimulasi produksi antibody spesifik, meningkatkan limfosit dan interleukin-2 (IL-2), mempertinggi produksi tumor necrosis factor-alpha (TNF α) dan meningkatkan fagositosis makrofag (makrofag, sel darah putih yang merangsang sistem kekebalan tubuh dan menempatkan waspada aktif tinggi terhadap ancaman kesehatan). Serta mengandung ekstrak herba yang dikenal sebagai suplemen makanan yang dapat mempertinggi imunitas, menurunkan toksisitas dari logam-logam berat, memproteksi dari radiasi dan mengandung karbohidrat (rhamnosa, fruktosa, ribosa, mannose) dan mineral (tembaga, magnesium, seng, potasium, zat besi) yang dengan cepat mampu merangsang sel imun dalam tubuh.

  1. Antioksidan

Kurkuminoid (kurkumin dan desmetoksikurkumin) yang terkandung dalam ekstrak Curcuma xathorrhiza rhizoma adalah komponen pemberi warna kuning pada rimpang temulawak yang berkhasiat menetralkan racun, anti bakteri dan sebagai antioksidan penangkal senyawa-senyawa radikal bebas yang berbahaya. Senyawa aktif lainnya yang bersifat sebagai antioksidan adalah thymoqulnon, tokoferol dan retinol. Kelompok flavonoida (flavoglycosides) bersifat sebagai antioksidan yang mencegah kerusakan sel-sel. Senyawa ini merupakan agen radikal bebas dan berfungsi sebagai antioksidan. Kandungan vitamin dan mineral yang kaya akan bioflavonoid juga efektif sebagai antioksidan.

KHASIAT

  1. Melancarkan dan meningkatkan produksi air susu ibu dengan meningkatkan metabolisme glukosa
  2. Memberikan nutrisi untuk meningkatkan produksi hormon prolaktin
  3. Mengurangi faktor yang mempengaruhi produksi ASI, seperti :
  4. Meminimalisir tingkat gangguan psikologis yang dialami dengan adanya agen antistress sehingga memberikan efek rileks, tenang dan senang.
  5. Bersifat adaptogen, memiliki kemampuan menormalkan jaringan yang terganggu.
  6. Meningkatkan sistem metabolisme tubuh
  7. Meningkatkan nafsu makan
  8. Meningkatkan daya tahan tubuh (imunostimulan)
  9. Sebagai antioksidan yang baik untuk tubuh serta mencegah kerusakan sel-sel, menetralkan racun, anti bakteri dan sebagai antioksidan penangkal senyawa-senyawa radikai bebas yang berbahaya.

SARAN

  • Meningkatkan frekuensi menyusul, memompa dan memeras ASI

Hal ini bertujuan untuk menciptakan produksi ASI yang banyak. Dapat diketahui bahwa semakin jarang bayi disusui oleh ibunya, maka semakin berkurang produksi ASI dengan produksi hormon oksitosin yang berdampak terhadap lancarnya ASI yang keluar. Hormon oksitosin ini sering disebut juga dengan hormon kasih sayang, karena berhubungan dengan suasana hati dan perasaan seorang ibu pada saat meyusui bayinya. Jika ibu menyusui sibuk bekerja dan takut akan berkurangnya produksi ASI, maka ibu tersebut dapat menggunakan alat khusus yang berfungsi untuk memompa payudara agar produksi ASI tetap banyak.

  • Merawat payudara

ASI memang tergantung terhadap nutrisi yang terkandung di dalam tubuh sang ibu. Akan tetapi menjaga keindahan bentuk payudara pun juga sangat penting karena banyak perempuan yang tidak mau menyusui anaknya karena takut payudaranya menjadi lembek dan tidak kencang. Oteh karena itu, diperlukan sedikit perawatan untuk payudara dengan memijat-mijat payudara, membersihkan menggunakan air hangat dan air dingin secara bergantian.

  • Memperhatikan makanan yang mereka makan agar makanan tersebut juga bisa menghasilkan nutrisi yang bertujuan untuk memperlancar dalam memproduksi ASI. Makanan yang baik untuk ibu menyusui diantaranya sebagai berikut :

Ikan salmon, karena mengandung asam dokosaheksaenoat (biasa disebut DHA merupakan asam lemak tak jenuh rantai panjang golongan omega-3) sangat penting untuk perkembangan sistem saraf bayi

Produk susu rendah lemak (yoghurt, susu, atau keju) karena menyediakan protein, vitamin B, dan vitamin D, produk susu adalah salah satu sumber kalsium terbaik.

Daging sapi tanpa lemak kaya zat besi. Kekurangan zat besi dapat menguras tingkat energi, sehingga sulit bagi Anda untuk bersaing dengan tuntutan bayi yang baru lahir.

Kacang-kacangan seperti kacang hitam dan kacang merah, karena kaya akan zat besi tapi juga kaya akan protein berkualitas non-hewani.

Bluberi kaya akan antioksidan untuk menjaga tingkat energi.

Jeruk mengandung vitamin C dosis tinggi.

Telur sumber alami vitamin D – nutrisi penting untuk menjaga tulang kuat dan cara mudah untuk memenuhi kebutuhan protein harian

Roti gandum (whole wheat bread) mengandung asam folat yang dapat menyumbangkan kebutuhan serat dan zat besi Anda.

Sayuran berwarna hijau seperti bayam, kangkung dan brokoli karena kaya dengan vitamin A, yang perlu bayi dapatkan dari ASI. Sayuran juga merupakan sumber kalsium non susu, vitamin C, zat besi, antioksidan dan rendah kalori.

Sereal / bubur gandum mampu membantu memberikan energi yang dibutuhkan setelah malam-malam panjang bergadang menjaga bayi.

Air untuk menjaga tingkat energi dan produksi ASI. Variasikan pilihan lain dalam memenuhi kebutuhan cairan dengan minum jus dan susu, tapi hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh karena kafein dapat terkandung dalam ASI dan bayi akan menjadi sulit tidur.

DOSIS

3 x 2 Kapsul/hari diminum 30 menit sebelum makan

 

Tiap kapsul mengandung ekstrak :

Sauropus androgynus folium               80 mg

Curcumae  xanthorrhiza  rhizoma      20 mg

Foeniculum vulgare fructus                 45 mg

Elephantopus scaber herba                 25 mg

Andrographis paniculata herba          50 mg

Curcuma domestica rhizome               30 mg

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.